ANALISIS PERBANDINGAN EKUITAS MEREK INDOMRET DENGAN ALFAMART DI WILIAM ISKANDAR
Abstract
Dengan persaingan yang sangat ketat di bisnis ritel sebuah merek menjadi penanam yang sangat penting karena menjadi nilai tambah bagi produk. Merek yang kuat sudah pasti dapat menguasai pasar, karena kekuatan merek merupakan salah satu aset perusahaan. Suatu merek dapat dikatakan baik apabila memiliki Ekuitas Merek yang kuat. Dengan pertumbuhan bisnis ritel
yang terus berkambang terutama dikota Medan, secara khusus bisnis yang terus bertumbuh di kota Medan adalah ritel Indomaret dan Alfamart. Dengan pertumbuhan yang tinggi Indomaret dan Alfamart sangat mudah ditemukan secara khusus di Jl. Wiliam Iskandar Medan. Terdapat 4 (empat) dimensi pokok untuk mengukur Ekuitas Merek yaitu Kesadaran Merek, Asosiasi Merek, Persepsi Kualitas dan Loyalitas Merek dan dari aspek-aspek inilah yang diteliti untuk melihat perbedaan Ekuitas Merek antara Indomaret dengan Alfamart di Wiliam Iskandar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Ekuitas Merek antara Indomaret dan Alfamart di Jl. Wiliam Iskandar. Penelitian ini menggunakan teori Building Strong Brands yang dikemukakan oleh David A. Aaker. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian ini di Jl. Wiliam Iskandar medan, dimana terdapat gerai Indomaret dan Alfamart yang berdekatan. Analisis yang digunakan penulis adalah analisis persentase dan analisis Independent Sample Test. Analisis persentase ini bertujuan untuk mengetahui profil dari konsumen. Penelitian dilakukan dengan mengadakan perbandingan ukuran persentase jawaban pada kuesioner. Analisis Independent Sample Test adalah uji statistik digunakan untuk membandingkan data observasi dengan data yang diharapkan untuk menguji hipotesis.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan Ekuitas Merek antara Indomaret dengan Alfamart di benak konsumen berdasarkan dimensi Kesadaran Merek, Asosiasi Merek, Persepsi Kualitas dan Loyalitas Merek. Dari ke empat dimensi Ekuitas Merek terdapat 2 (dua) dimensi yang menyatakan terdapat perbedaan antara Indomaret dan Alfamart. Dan terdapat 2 (dua) dimensi yang menyatakan tidak terdapat perbedaan antara Indomaret dan Alfamart. Dari keempat dimensi tersebut Indomaret lebih unggul dari Alfamart.
Koleksi
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian Kaos merek Cok Ko Tengok di Kota Medan
Hutauruk, Krisfandi Thorkiz (Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, 2018)Penelitian ini membahas tentang masalah ketidakstabilan jumlah penjualan kaos lokal dengan tema yang mengangkat budaya batak yang dipengaruhi oleh bauran pemasaran, sehingga keputusan pembelian konsumen terhadap kaos Cok ... -
Analisis Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu Program PermataME Terhadap Ekuitas Merek (Studi kasus pada Bank Permata Syariah cabang Palang Merah Medan)
Hamdi, M. Baital (Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, 2020)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh komunikasi pemasaran terpadu secara bersama-sama maupun masing-masing serta untuk mengetahui variabel yang berpengaruh secara negatif maupun positif terhadap ... -
Pengaruh Iklan Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Kartu Perdana XL Di Kota Medan
Gunawan, Bastian (Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, 2018)Iklan dan citra merek adalah salah satu hal yang penting di dalam sebuah perusahaan untuk menarik dan mempertahankan konsumen. Jika perusahaan melakukan iklan dengan baik, maka perusahaan mendapatkan konsumen baru atau ...