• Bahasa Indonesia
    • English
  • Bahasa Indonesia 
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Masuk
Lihat Publikasi 
  •   Beranda
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Agribisnis Hortikultura
  • SP - Agribusiness
  • Lihat Publikasi
  •   Beranda
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Agribisnis Hortikultura
  • SP - Agribusiness
  • Lihat Publikasi
JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI KACANG PANJANG DI KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG

Thumbnail
View/Open
1. Cover TA (R).pdf (1.841Mb)
2. Abstrak And Abstract (R) .pdf (489.2Kb)
3. Daftar Isi (R) .pdf (818.0Kb)
4. BAB I (R).pdf (429.6Kb)
5. BAB II (R).pdf (1.566Mb)
6. BAB III - BAB V (R).pdf (5.328Mb)
7. BAB VI (R).pdf (142.2Kb)
8. Daftar Pustaka (R).pdf (494.3Kb)
9. Lampiran (R).pdf (252.2Kb)
Date
2025-05-12
Author
Fazri, Raihan Al
Metadata
Perlihat publikasi penuh
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha tani kacang panjang di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, serta membandingkan praktik budidaya petani dengan rekomendasi standar dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengambilan sampel 17 petani dari 5 desa melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan indikator R/C Ratio, BEP (Break Even Point), produktivitas, serta perbandingan SOP budidaya. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata R/C Ratio sebesar 1,74 yang mengindikasikan usaha tani kacang panjang layak secara ekonomi. Desa Purwodadi mencatat R/C Ratio tertinggi (1,80), sedangkan Desa Sei Beras Sekata terendah (1,69). Produktivitas rata-rata mencapai 1.050 kg/rante, dengan variasi antar desa yang diakibatkan perbedaan teknik budidaya. Analisis prosedur praktik budidaya petani mengungkap ketidaksesuaian praktik petani dengan rekomendasi Kementan RI, terutama dalam persiapan lahan (bedengan sempit), jarak tanam (30 cm x 70 cm), pemupukan tidak terukur, dan ketergantungan pestisida kimia. Profil petani didominasi generasi tua (44-60 tahun) dengan pendidikan rendah (47% SMP), serta kepemilikan lahan sempit (<1.000 m2) yang menghambat peningkatan pendapatan dan adopsi teknologi modern.
URI
http://localhost:8080//handle/123456789/937
Koleksi
  • SP - Agribusiness

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV
 

 

Lihat

Semua PublikasiArsip & KoleksiTanggal terbitPengarangJudulSubjekKoleksi iniTanggal terbitPengarangJudulSubjek

Akunku

MasukDaftar

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV