• Bahasa Indonesia
    • English
  • English 
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Login
View Item 
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional
  • SP - 8 Management of Marketing
  • View Item
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional
  • SP - 8 Management of Marketing
  • View Item
JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

PENGARUH BRAND AMBASSADOR DAN SOCIAL MEDIA MARKETING TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELITIAN SCARLETT WHITENING DI JALAN PANCING MEDAN

Thumbnail
View/Open
COVER (655.2Kb)
ABSTRAK (387.4Kb)
DAFTAR ISI (595.5Kb)
BAB I (1.758Mb)
BAB II (2.227Mb)
BAB III-V (6.287Mb)
BAB VI (795.1Kb)
DAFTAR PUSTAKA (871.3Kb)
LAMPIRAN (10.09Mb)
Date
2025-03-14
Author
Sagala, Mian
Metadata
Show full item record
Abstract
Perkembangan industri saat ini mengalami peningkatan yang mengindikasikan bertambahnya jumlah perusahaan yang bergerak di bidang ini. Salah satu merek yang menunjukkan perkembangan pesat adalah Scarlett Whitening, yang secara optimal memanfaatkan peran brand ambassador serta strategi pemasaran melalui media sosial, khususnya platform Tiktok, guna menarik perhatian konsumen. Penelitian ini mengambil populasi konsumen Scarlett Whitening yang berdomisili di sekitar Jalan Pancing, Medan. Sampel yang melibatkan 140 responden, ditentukan dengan pendekatan rumus Hair et al. (20 (2020). Teknik analisis data melibatkan sejumlah uji statistik, seperti uji valditas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi lineaar berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R³), yang seluruhnya diolah menggunakan program SPSS versi 20. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Hasil uji t memperlihatkan Variabel brand ambassador menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,073, yang lebih tinggi dibandingkan t tabel sebesar 1,977, dengan tingkat signifikansi 0,040 (p <0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa brand ambassador memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara itu, variabel pemasaran media sosial TikTok memiliki nilai t hitung sebesar 7,945, yang juga melebihi t tabel, dengan nilai signifikansi 0,000, sehingga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Selain itu, hasil uji F memperlihatkan nilai F hitung sebesar 197,438, lebih besar dari F tabel yang sebesar 3,91, sehingga hipotesis nol (H₂) ditolak dan hipotesis alternatif (H₂) diterima. Dengan demikian, secara bersama-sama variabel brand ambassador (X,) dan pemasaran media sosial TikTok (X2) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen (Y) produk Scarlett Whitening di wilayah Jalan Pancing. Medan.
URI
http://localhost:8080//handle/123456789/927
Collections
  • SP - 8 Management of Marketing

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV
 

 

Browse

All of WBI RepositoryArsip & KoleksiBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

My Account

LoginRegister

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV