• Bahasa Indonesia
    • English
  • English 
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Login
View Item 
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Akuntansi Perpajakan
  • SP - 7 Accounting for spesific phases of business activity
  • View Item
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Akuntansi Perpajakan
  • SP - 7 Accounting for spesific phases of business activity
  • View Item
JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

Analisis Deskriptif Eksploratif Tindakan Retrenchment atas Pemulihan Perusahaan yang Mengalami Financial Distress Perusahaan Sektor Jasa Non-Keuangan, Properti dan Real Estate, dan Teknologi Tahun 2020–2025 di Indonesia

Thumbnail
View/Open
COVER (524.9Kb)
ABSTRAK (120.3Kb)
DAFTAR ISI (206.2Kb)
BAB I (132.0Kb)
BAB II (240Kb)
BAB III-V (895.1Kb)
BAB VI (149.7Kb)
DAFTAR PUSTAKA (145.1Kb)
LAMPIRAN (3.505Mb)
Date
2026-09-30
Author
Sari, Setia Maya
Metadata
Show full item record
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan strategi retrenchment serta menganalisis waktu pelaksanaan (timing), urutan tindakan (sequencing), dan pola implementasinya pada perusahaan sektor jasa non keuangan, properti dan real estate, dan teknologi yang mengalami financial distress di Indonesia selama periode 2020–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif eksploratif dengan 73 perusahaan sebagai sampel. Kondisi financial distress ditentukan menggunakan Altman Z-Score, sedangkan tindakan retrenchment diamati melalui Cost Retrenchment, Asset Retrenchment, dan Financial Retrenchment. Karakter tindakan dilihat berdasarkan timing, frequency, breadth, dan intensity, kemudian perusahaan dikelompokkan menggunakan K Means Clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cost Retrenchment merupakan tindakan yang paling umum dan seluruh perusahaan sampel setidaknya pernah melakukan pengurangan biaya selama 2021–2025. Pengelompokan menghasilkan empat pola, yaitu Asset-Preserving Cost-Financial Retrenchment, Broad / Comprehensive Retrenchment, Cost-Asset Intensive, Financial-Light Retrenchment, dan Delayed Cost, Financial-Oriented Retrenchment. Pola Broad / Comprehensive Retrenchment menjadi pola yang paling banyak ditemukan dengan 40 perusahaan atau 54,79%. Timing menunjukkan bahwa Cost Retrenchment cenderung dilakukan lebih awal, sedangkan Asset Retrenchment dan Financial Retrenchment memiliki waktu pelaksanaan yang lebih beragam. Sebelas perusahaan yang mencapai Turnaround tidak menunjukkan satu sequencing yang sama, tetapi seluruhnya telah memulai Cost Retrenchment sejak 2021. Pengujian tambahan menggunakan total penjualan, total aset, dan total liabilitas sebagai dasar perbandingan tetap menghasilkan empat pola, meskipun penempatan sebagian perusahaan antarcluster berubah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang mengalami financial distress menerapkan kombinasi dan urutan retrenchment yang berbeda sesuai dengan kondisi sumber daya dan proses pemulihannya
URI
https://repositori.wbi.ac.id//handle/123456789/1046
Collections
  • SP - 7 Accounting for spesific phases of business activity

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV
 

 

Browse

All of WBI RepositoryArsip & KoleksiBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

My Account

LoginRegister

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV