• Bahasa Indonesia
    • English
  • English 
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Login
View Item 
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Akuntansi Perpajakan
  • SP - 7 Accounting for spesific phases of business activity
  • View Item
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Akuntansi Perpajakan
  • SP - 7 Accounting for spesific phases of business activity
  • View Item
JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

Analisis Hubungan Kualitas Pengungkapan Keberlanjutan Dengan Kondisi Kesehatan Keuangan Perusahaan–Studi Eksploratif Pada Perusahaan Publik Sektor Manufaktur Di Indonesia Tahun 2020–2025

Thumbnail
View/Open
COVER (223.8Kb)
ABSTRAK (86.83Kb)
DAFTAR ISI (132.5Kb)
BAB I (79.81Kb)
BAB II (389.0Kb)
BAB III-V (1.073Mb)
BAB VI (124.3Kb)
DAFTAR PUSTAKA (56.89Kb)
LAMPIRAN (1.143Mb)
Date
2026-09-29
Author
Sitohang, Kesia
Metadata
Show full item record
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kualitas pengungkapan keberlanjutan dan kondisi kesehatan keuangan perusahaan, menganalisis perbedaan pengungkapan keberlanjutan berdasarkan status keuangan, serta mengeksplorasi pola pengungkapan pada perusahaan dengan trajektori keuangan yang berbeda. Penelitian menggunakan data perusahaan publik sektor manufaktur di Indonesia selama periode 2020–2025. Kondisi kesehatan keuangan diukur menggunakan Altman Z-Score, sedangkan pengungkapan keberlanjutan diukur berdasarkan indeks GRI dan POJK. Analisis dilakukan secara deskriptif dan nonparametrik melalui korelasi Spearman, Kruskal-Wallis, serta analisis perubahan pengungkapan berdasarkan selama tahun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan manufaktur cenderung membaik pada akhir periode, dengan jumlah perusahaan sehat meningkat dari 14 perusahaan pada 2020 menjadi 18 perusahaan pada 2025, sedangkan perusahaan dalam kondisi distress menurun dari 14 menjadi 7 perusahaan. Meskipun pengungkapan GRI dan POJK secara umum meningkat, tidak ditemukan hubungan yang signifikan dan konsisten antara tingkat maupun perubahan pengungkapan keberlanjutan dengan kondisi kesehatan keuangan. Tidak terdapat pula perbedaan signifikan pengungkapan antara perusahaan sakit, area abu-abu, dan sehat. Analisis selama tahun pengamatan menunjukkan bahwa peningkatan pengungkapan juga terjadi pada perusahaan yang tetap berisiko. Identifikasi item menunjukkan adanya beberapa item yang lebih sering muncul pada perusahaan sehat stabil maupun perusahaan yang mengalami pemulihan, tetapi pola tersebut belum menunjukkan hubungan kausal dengan kesehatan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengungkapan keberlanjutan belum dapat digunakan sebagai indikator tunggal untuk mendeteksi kondisi kesehatan keuangan, tetapi dapat menjadi informasi pelengkap dalam memahami pola risiko dan perubahan kondisi perusahaan
URI
https://repositori.wbi.ac.id//handle/123456789/1043
Collections
  • SP - 7 Accounting for spesific phases of business activity

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV
 

 

Browse

All of WBI RepositoryArsip & KoleksiBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

My Account

LoginRegister

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV