• Bahasa Indonesia
    • English
  • English 
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Login
View Item 
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Agribisnis Hortikultura
  • SP - Agricultural Technology
  • View Item
  •   Home
  • Student Papers (SP)
  • SP - Program Studi Agribisnis Hortikultura
  • SP - Agricultural Technology
  • View Item
JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

Pengembangan Metode Magang Untuk Meningkatkan Efektivitas Program Magang (Studi Kasus Program Magang di P4S Hortisius Agriculturae Centrum)

Thumbnail
View/Open
COVER.pdf (3.674Mb)
ABSTRAK (1).pdf (136.6Kb)
DAFTAR ISI.pdf (261.3Kb)
BAB I.pdf (156.0Kb)
BAB II (2).pdf (239.1Kb)
BAB III-V.pdf (560.2Kb)
BAB VI.pdf (93.32Kb)
DAFTAR PUSTAKA.pdf (150.7Kb)
LAMPIRAN.pdf (954.0Kb)
Date
2026-09-03
Author
Sari, Yandri Novita
Metadata
Show full item record
Abstract
Program magang pertanian adalah salah satu upaya penting untuk meningkatkan kompetensi generasi muda di sektor pertanian. Tingginya kebutuhan akan tenaga terampil, membuat P4S Hortisius Agriculturae Centrum menjalankan program magang dengan metode tiga aspek, yaitu pengetahuan, pengalaman, dan motivasi peserta magang. Pengetahuan diukur melalui tingkat pemahaman dan pengetahuan peserta. Pengalaman dinilai dari keterlibatan langsung peserta di lapangan. Sementara itu, motivasi dilihat dari jenis dorongan yang dirasakan peserta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari 18 peserta magang tanpa pelatihan dan 36 peserta magang dengan pelatihan melalui kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemberian pengalaman merupakan aspek paling efektif dengan nilai efektivitas 63%, yang termasuk kategori "efektif". Namun, metode penyampaian pengetahuan dan motivasi berada dalam kategori "kurang efektif" dengan efektivitas masing-masing 22% dan 31%. Meskipun metode pemberian pengalaman sangat efektif, kurangnya penggunaan media pembelajaran dan fokus pada aspek bisnis menyebabkan pengetahuan dan motivasi peserta tidak meningkat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas program magang, diperlukan penguatan metode pembelajaran yang ada, yaitu dengan mengintegrasikan teori dan praktik secara seimbang, serta menambahkan materi terkait aspek materi yang perlu intensif yaitu materi pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit, selain itu perlunya peningkatan materi pengetahuan pengolahan lahan, penyemaian, panen dan pasca panen, bisnis dan pemasaran dalam buku panduan.
URI
http://localhost:8080//handle/123456789/1037
Collections
  • SP - Agricultural Technology

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV
 

 

Browse

All of WBI RepositoryArsip & KoleksiBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

My Account

LoginRegister

WBI Repository copyright © 2021 
Contact Us | Send Feedback

Atmire NV