Akuntansi Perpajakan, Identifikasi Implementasi Tata Kelola, Kualitas Emisi Karbon dan Enviromental Management Accounting Pada Perusahaaan Sektor Infrastruktur Di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur tingkat implementasi tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance), kualitas pengungkapan emisi karbon, dan penerapan Environmental Management Accounting (EMA) melalui indikator
Emission Intensity (EI) pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Sektor infrastruktur dipilih karena merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di Indonesia yang mencapai 30% dari total emisi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian arsip (archival research). Sampel penelitian terdiri dari 17 perusahaan infrastruktur yang dipilih melalui metode purposive sampling, menghasilkan
total 51 observasi selama tiga tahun pengamatan. Data diolah secara manual menggunakan Microsoft Excel dengan teknik skoring berdasarkan Good Corporate Governance Index (32 indikator), carbon disclosure checklist (18 indikator), dan perhitungan rasio intensitas emisi karbon terhadap penjualan (Emission Intensity/EI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata implementasi tata kelola perusahaan berada pada angka 87% dengan kategori "Terpercaya". Kualitas pengungkapan emisi karbon rata-rata mencapai 65% dengan kategori "Sedang", di mana indikator pengurangan emisi dan biaya energi mendominasi pelaporan perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat implementasi tata kelola berada pada level yang sangat tinggi, hal tersebut beserta tingkat pengungkapan emisi belum mampu menjelaskan tingkat keberlanjutan secara menyeluruh pada sektor infrastruktur di Indonesia. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi perusahaan untuk meningkatkan integrasi antara kebijakan tata kelola dengan praktik akuntansi lingkungan yang lebih teknis dan substantif.