Show simple item record

dc.contributor.authorSumanto, Natalia Lusianingsih
dc.date.accessioned2024-02-26T04:13:54Z
dc.date.available2024-02-26T04:13:54Z
dc.date.issued2019-01
dc.identifier.issn2654-4571
dc.identifier.urihttps://e-journal.undikma.ac.id/index.php/bioscientist/article/view/2398
dc.description.abstractKota Simalungun memiliki ekosistem Sungai yang sangat luas. Ekosistem ini dikelilingi oleh berbagai industri dan besar kemungkinan membuang limbahnya ke Sungai. Hal ini dapat berdampak pada keanekaragaman makhluk hidup di dalam perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman makrozoobentos sebagai indikator kualitas perairan. Metode purposive random sampling digunakan untuk menentukan 4 stasiun pengambilan sampel. Sampel diambil sebanyak 3 kali dengan selang waktu 2 minggu. Data kemudian dianalisis menggunakan Indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menemukan filum Annelida, Arthropoda, dan Moluska yang terbagi dalam 20 genus. Genus Cyrnellus memiliki nilai kepadatan tertinggi pada lokasi pembuangan limbah pabrik rokok yaitu 87,40 ind/m. Indeks keanekaragaman tertinggi terdapat di lokasi pembuangan limbah pabrik es dan indeks keseragaman tertinggi terdapat di lokasi bebas aktivitas manusia. Faktor fisik kimia memiliki korelasi yang kuat terhadap keanekaragaman makrozoobentos.en_US
dc.publisherBioscientist : Jurnal Ilmiah Biologien_US
dc.relation.ispartofseriesVol. 7;No. 1
dc.subjectMakrozoobentosen_US
dc.subjectKeanekaragamanen_US
dc.titleKeanekaragaman Makrozoobentos Di Sungai Bah Bolon Kabupaten Simalungun Sumatera Utaraen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record