| dc.description.abstract | Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu jenis sayuran daun yang semakin populer dibudidayakan karena waktu panen yang relatif singkat dan mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi. Hal tersebut membuat pakcoy menjadi salah satu sayuran daun yang potensial untuk dibudidayakan dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy yang didapatkan dengan budidaya secara hidroponik melalui sistem Nutrient Film Technique (NFT) di dalam greenhouse. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman pakcoy melalui dua jenis media tanam, hasil produksi dan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan serta keuntungan dari masing-masing perlakuan. Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, tinggi tanaman, lebar daun, dan berat tanaman. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Maret 2025 di Kebun Green Feast yang berlokasi di Jln Siosar, Suka Maju, Tiga Panah, Kab. Karo, Sumatera Utara. Tanaman pakcoy yang dipilih sebagai sampel menggunakan metode probability sampling secara simple random sampling dan analisis data secara deskriptif kuantitatif sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tanam peatmoss menghasilkan pertumbuhan tanaman pakcoy yang lebih baik dibandingkan media tanam rockwool, dengan jumlah daun, tinggi tanaman, lebar daun dan berat tanaman yang lebih tinggi. Media tanam peatmoss memberikan hasil produksi yang lebih tinggi yakni sebesar 5.535 kg/tahun dibandingkan dengan media tanam rockwool yang hanya sebesar 3.728 kg/tahun. Total biaya yang digunakan untuk media tanam peatmoss adalah Rp 108.519.200/tahun, sedangkan media tanam rockwool adalah Rp104.917.805/tahun. Penggunaan media peatmoss memberikan pendapatan sebesar Rp52.183.450/tahun, sedangkan penggunaan media tanam rockwool memberikan pendapatan sebesar Rp9.994.769/tahun, namun berbeda dengan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan media tanam peatmoss sebesar Rp29.846.600/tahun dan media tanam rockwool belum memperoleh keuntungan, karena masih mengalami kerugian sebesar Rp11.725.580/tahun. | en_US |