PENARAPAN BUSINESS MODEL CANVAS (BMC)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Business Model Canvas (BMC) pada Toko Grosir Daniel di Desa Palipi, Kabupaten Samosir, guna mengidentifikasi kelemahan model bisnis serta merumuskan strategi perbaikan yang relevan. Fokus penelitian diarahkan pada elemen Value Propositions dan Cost Structure yang memiliki keterkaitan langsung dengan permasalahan penurunan penjualan dan rendahnya efisiensi operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, Dokumentasi dan wawancara dengan pemilik usaha, serta wawancara langsung kepada 60 responden yang terdiri atas konsumen akhir dan pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Grosir Daniel telah memiliki fondasi model bisnis yang cukup lengkap, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan ketersediaan stok, pelayanan yang lambat akibat minimnya tenaga kerja, serta struktur biaya yang tinggi pada aspek pembelian dan transportasi. Analisis menghasilkan value proposition baru berupa penyediaan produk yang lebih lengkap dan konsisten, harga yang kompetitif, pelayanan cepat dan ramah, tata letak toko yang nyaman, serta integrasi layanan tambahan seperti pembayaran digital, fasilitas tempat tunggu, dan pengantaran pesanan. Selain itu, perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Break Even Point (BEP) menjadi dasar dalam penetapan harga yang lebih kompetitif serta target penjualan bulanan yang realistis. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi manajemen stok, efisiensi biaya transportasi, dan peningkatan pelayanan sebagai strategi untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha.