Perlihatkan publikasi sederhana
DESAIN PELAPORAN KEUANGAN MEDAN LAUNDRY SESUAI STANDAR AKUNTASI ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH
| dc.contributor.author | Sawinda, Gusma | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-03T04:38:59Z | |
| dc.date.available | 2026-02-03T04:38:59Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-22 | |
| dc.identifier.uri | http://localhost:8080//handle/123456789/920 | |
| dc.description.abstract | Usaha Mikro Kecil dan Menengah adalah jenis usaha yang dikenal luas di masyarakat Indonesia. Namun, terdapat berbagai masalah yang dihadapi oleh UMKM, seperti sumber daya manusia, mutu pendidikan, pemahaman teknologi informasi yang rendah, dan minimnya keandalan. Laporan keuangan dasar seharusnya mencakup posisi keuangan serta laba rugi usaha. Penting untuk memiliki laporan keuangan yang standar agar bisa digunakan untuk memantau aktivitas dan aset yang diperlukan dalam penggunaannya. SAK EMKM merupakan standar laporan keuangan yang dapat diterapkan di sektor Laundry. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang laporan keuangan untuk Medan Laundry sesuai dengan SAK EMKM. Lokasi penelitian di usaha jasa Medan Laundry yang berlokasi di Jl. Yos Sudarso Pekan Labuhan Kec. Medan Labuhan. Waktu penelitian dilaksanakan dari September 2024 sampai dengan selesai, dengan menggunakan metode Kualitatif deskriptif. Berdasarkan analisis dalam studi ini yang bertujuan untuk menyusun rencana keuangan bagi UMKM Medan Laundry sesuai SAK EMKM dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: sesuai dengan SAK EMKM, Laundry wajib memiliki laporan keuangan yang terdiri dari laba rugi serta laporan posisi keuangan yang sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Laba yang dihasilkan oleh Medan Laundry dari Januari hingga Desember mencapai sekira RP. 18.423.336 dan terdiri dari layanan badcover, cuci basah, cuci kering, dan cuci setrika. Pada laporan posisi keuangan total aset Medan Laundry sebesar Rp. 203.459.336 dan perubahan modal pada Medan Laundry selama satu periode yaitu dari Rp. 199.881.000 menjadi Rp. 203.459.336. Dari analisis rasio keuangan Medan Laundry terlihat bahwa mereka mampu menghasilkan laba kotor dari pendapatan jasa dengan GPM sebesar 23%, menghasilkan laba dari aset yang memiliki ROA sebesar 9%, dan menghasilkan laba dari ekuitas dengan ROE sebesar 9% dalam keadaan yang kurang baik. | en_US |
| dc.subject | UMKM | en_US |
| dc.subject | SAK EMKM | en_US |
| dc.subject | Rasio Keuangan | en_US |
| dc.subject | Pelaporan Keuangan | en_US |
| dc.subject | Akuntansi Entitas | en_US |
| dc.title | DESAIN PELAPORAN KEUANGAN MEDAN LAUNDRY SESUAI STANDAR AKUNTASI ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH | en_US |
| dc.type | Working Paper | en_US |
Files in this item
Publikasi ini ada di koleksi berikut
-
SP - 3 Financial Reports
Financial statement