| dc.description.abstract | Demi kepentingan calon investor dan kreditor, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki standar akuntansi yang dirancang untuk mempermudah penyusunan laporan keuangan dengan tujuan mengetahui perkembangan usaha agar mampu melakukan proyeksi keuangan. Penelitian ini mengikuti metodologi penelitian action research dengan tiga fase inspirasi, ideasi, dan implementasi. Proyeksi keuangan perkiraan tentang kondisi keuangan suatu usaha berdasarkan asumsi dan data yang digunakan saat merumuskannya. Proyeksi keuangan umumnya disusun berdasarkan pada analisis komparatif terhadap data keuangan pada periode sebelumnya guna memberikan gambaran atau kondisi dalam keberlangsungan bisnis di masa yang akan datang. Dalam hal ini, laporan keuangan sangat memegang peranan penting sebagai dasar dalam proses penyusunan proyeksi, yang pada umumnya dirancang untuk jangka waktu satu tahun. Adanya perencanaan keuangan yang matang memungkinkan suatu usaha untuk merencanakan arus kas masuk dan keluar secara sistematis dalam periode tertentu, sehingga dapat meminimalkan risiko berhentinya operasional usaha akibat terjadinya kekurangan dana maupun ketiadaan dana cadangan. Tujuan utama dari penelitian memaparkan secara detail memberikan wawasan mendalam untuk menentukan strategi keuangan yang tepat dan memahami bagaimana perubahan dalam pendapatan atau pengeluaran dapat mempengaruhi keuangan, serta membuat keputusan yang bijak. Penelitian ini dapat digolongkan sebagai penelitian kualitatif. Sumber utama data dan informasi dilakukan dengan wawancara, observasi serta data yang mendukung berupa informasi untuk melakukan proyeksi. Data primer dan sekunder digunakan untuk mendukung penelitian ini. Berdasarkan temuan ini, usaha kedai kopi ula lupa dijadikan sebagai objek penelitian belum pernah melakukan proyeksi keuangan. | en_US |