| dc.description.abstract | Fenomena terkait dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang dihasilkan kegiatan industri menyebabkan pemerintah mengatur regulasi tentang publikasi laporan keberlanjutan. Salah satu yang diungkapkan adalah topik material yang merupakan pengungkapan atas isu-isu yang dianggap penting dan signifikan bagi perusahaan dan pemangku kepentingan dalam menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan topik material pada perusahaan sektor industri dan menganalisis tingkat pengungkapan laporan keberlanjutan pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode - arsip dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer yang digunakan adalah laporan keberlanjutan perusahaan sektor industri yang terdaftar di BEI selama periode 2021-2022 dengan jumlah sampel 5 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik material yang paling sering diungkapkan adalah energi, air, limbah, emisi keanekaragaman hayati, kesehatan dan keselamatan kerja, kinerja ekonomi, ketenagakerjaan, pendidikan dan pelatihan, serta masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor industri menjadikan aspek lingkungan (50%), sosial (40%) dan ekonomi hanya mencakup (10%) dari total pengungkapan sebagai topik paling material dalam operasional perusahaan. Untuk tingkat pengungkapan laporan keberlanjutan yang dilakukan berdasarkan standar GRI berada pada level partially applied dan POJK 51 berada di level fully applied. | en_US |