ANALISIS KOMPARASI KINERJA KEUANGAN PADA INDUSTRI TEKSTIL SEJENIS TAHUN 2019-2023 UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN MENGGUNAKAN METODE GROVER
Abstract
Analisis kinerja keuangan merupakan alat krusial dalam memprediksi risiko kebangkrutan, terutama pada industri tekstil Indonesia yang terdampak signifikan oleh pandemi COVID19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kondisi financial distress PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) sebelum dan sesudah pandemi (2020–2023), membandingkannya dengan perusahaan sejenis (PT Pan Brothers Tbk dan PT Indo Rama Synthetycs Tbk), serta mengidentifikasi kontribusi indikator dalam model Grover. Metode Grover dipilih karena keunggulannya dalam akurasi (82,05%) dan sensitivitas terhadap likuiditas, profitabilitas, serta efisiensi aset. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparasi dengan data sekunder laporan keuangan dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel penelitian mencakup rasio working capital/total assets, EBIT/total assets, dan net income/total assets untuk menghitung G-Score, yang diklasifikasikan ke dalam tiga zona: aman (G ≥ 0,01), abu-abu (-0,02 < G < 0,01), dan distress (G ≤ -0,02). Analisis komparasi dilakukan untuk menguji perbedaan signifikan antarperiode dan antarkelompok perusahaan. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi strategis berbasis data sebagai early warning system bagi manajemen, serta kontribusi akademis dalam validasi model Grover untuk sektor tekstil