| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara representasi Model Bisnis dan variabilitas pilihan kebijakan akuntansi (PSAK) pada perusahaan publik terbuka di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan Deskriptif Kuantitatif dan Analisis Konten pada laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan di sektor Consumer Non-Cyclicals untuk periode 2021-2023, penelitian ini mengidentifikasi pola aliran pendapatan dan diskresi pengungkapan Model Bisnis. Hasil menunjukkan bahwa aliran pendapatan dibagi menjadi dua kategori: Lazim (frekuensi tinggi) dan Anomali (Frekuensi rendah). Temuan utama adalah bahwa jenis pendapatan Anomali memiliki korelasi yang kuat dengan PSAK yang memiliki diskresi manajerial tinggi. Pola pilihan ini didominasi oleh perlakuan Nilai Wajar, Estimasi, dan Pengakuan Non-kas (seperti PSAK 241 Agrikultur, PSAK 236 Penurunan Nilai Aset, dan PSAK 240 Properti Investasi). Selain itu, anomali ditemukan dalam pengungkapan Model Bisnis terkait pembenaran segmen operasional tunggal dan pemindahan pengungkapan pelanggan utama, menunjukkan upaya manajemen dalam mengelola informasi. Studi ini menyimpulkan bahwa struktur Model Bisnis secara signifikan mempengaruhi interpretasi dan pemilihan standar akuntansi, yang memiliki implikasi langsung terhadap kualitas Laba yang dilaporkan kepada pemangku kepentingan. | en_US |