| dc.description.abstract | Pengkajian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menelaah sejauh mana Electronic Word of Mouth (E-WOM) serta citra merek berpengaruh terhadap keputusan membeli produk skincare The Originote di kalangan mahasiswi Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia. Pengkajian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, di mana kuesioner digunakan sebagai alat untuk memperoleh data. Teknik penentuan sampel dilakukan secara non-probability sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 80 orang mahasiswi. Analisis data dalam studi ini dilakukan melalui serangkaian uji statistik, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji F, uji t, hingga koefisien determinasi (R), yang seluruhnya diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada para partisipan. Temuan pengkajian memperlihatkan bahwa variabel E-WOM memperoleh perolehan t hitung sebesar 2,367 yang lebih besar dari t tabel 1,991, dengan tingkat signifikansi 0,020 yang berada di bawah 0,05. Hal ini menandakan bahwa E-WOM berpengaruh secara
positif dan signifikan terhadap keputusan membeli. Sementara itu, variabel citra merek menunjukkan t hitung 8,566 > t tabel 1,991, dengan perolehan signifikansi 0,000 < 0,05, yang juga membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, hasil uji F memperkuat temuan bahwa E-WOM dan citra merek secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli, dengan F hitung 53,762 lebih besar dari F tabel 3,115 dan perolehan signifikansi 0,00 < 0,05. Hasil ini memperlihatkan bahwa semakin baik E WOM dan citra merek, maka semakin tinggi kecenderungan seseorang untuk membeli produk The Originote. Dari keseluruhan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kombinasi antara E-WOM dan citra merek memberikan pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap keputusan pembelian di kalangan mahasiswa | en_US |