Analisis Pengaruh Pengungkapan ESG Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Sri-Kehati
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan, pengaruh kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan, serta peran kepemilikan institusional dalam
memoderasi pengaruh pengungkapan ESG. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder pada perusahaan yang menjadi konstituen Indeks SRI-KEHATI periode 2022–2025. Purposive sampling pada tingkat perusahaan-tahun menghasilkan panel tidak seimbang yang terdiri atas 32 perusahaan unik dan 83 observasi. Pengungkapan ESG diukur dengan ESG Disclosure Index berbasis 80 indikator GRI Standards 2021, nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value yang ditransformasikan menjadi LnPBV, dan kepemilikan institusional diukur sebagai persentase saham institusi terhadap saham beredar. Analisis
menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis. Hasil pemilihan model menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model yang digunakan, sedangkan inferensi statistik menggunakan White period standard errors dengan cross-section cluster dan degree of freedom correction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada taraf 5 persen (koefisien -0,005319; probabilitas 0,0608). Kepemilikan institusional berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (koefisien 0,008260; probabilitas 0,0314). Variabel interaksi pengungkapan ESG dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan (koefisien 0,000166; probabilitas 0,3479). Dengan demikian, kepemilikan institusional tidak terbukti memoderasi pengaruh pengungkapan ESG terhadap nilai
perusahaan dan dalam model ini lebih berperan sebagai variabel prediktor