Peranan Strategic Management Accounting dalam Usaha Perusahaan yang Mengalami Financial Distress Melakukan Turnaround (Studi Eksploratif pada Perusahaan Manufaktur Terbuka di Indonesia)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi financial distress, bentuk strategi turnaround, dan peran Strategic Management Accounting (SMA) pada perusahaan manufaktur terbuka di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain eksploratif. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan Return on Assets (ROA) yang dibandingkan dengan risk free rate of return untuk mengidentifikasi titik awal distress, tingkat keparahan, dan status akhir turnaround. Analisis kualitatif dilakukan melalui content analysis terhadap annual report perusahaan pada periode T0, T+1, dan T+2. Sampel penelitian terdiri atas 20 perusahaan manufaktur yang dipilih secara purposive sampling dari 361 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 perusahaan berada pada kategori mild dan 9
perusahaan pada kategori severe. Status akhir turnaround terdiri atas 1 perusahaan berkategori sukses, 8 perusahaan berkategori potensi, 7 perusahaan berkategori abu abu, dan 4 perusahaan berkategori gagal. Strategi turnaround yang paling dominan adalah mixed strategy dan recovery strategy, dengan kecenderungan pergeseran menuju orientasi recovery dari T0 sampai T+2. Praktik SMA yang paling dominan meliputi Value Chain Costing, Customer Accounting, Strategic Cost Management, Quality Costing, dan Brand Valuation. Temuan penelitian menunjukkan bahwa SMA berperan sebagai pendukung informasi strategis dalam proses pemulihan kinerja perusahaan, terutama untuk mengidentifikasi inefisiensi, memperkuat orientasi pelanggan dan pasar, menjaga kualitas, serta mendukung pengendalian biaya strategis selama proses turnaround