Perlihatkan publikasi sederhana
Desain Keberlanjutan Pemasaran Produk Pada Usaha Eduwisata Di Socfindo Conservation
| dc.contributor.author | Lubis, Dian Putra | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-07T07:01:21Z | |
| dc.date.available | 2026-10-07T07:01:21Z | |
| dc.date.issued | 2024-11-01 | |
| dc.identifier.uri | http://localhost:8080//handle/123456789/1041 | |
| dc.description.abstract | Socfindo Conservation didirikan pada tahun 2019, tujuan didirikannya Socfindo Conservation yaitu sebagai destinasi eduwisata yang berfokus pada pengembangan serta membudidayakan tanaman-tanaman herbal, pengembangan pendidikan lingkungan, pengembangan tanaman herbal menjadi produk turunan, hingga pemberdayaan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan tingkat keberlanjutan ekonomi dan pemasaran produk pada usaha eduwisata (2) merancang konsep pemasaran untuk meningkatkan keberlanjutan pemasaran produk eduwisata. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan dari bulan Mei 2024 – bulan Agustus 2024 di taman Socfindo Conservation yang berada di Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. Teknik dan metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini iyalah teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan kuesioner dengan metode purposive quota sampling. Dalam pengolahan data penelitian ini menggunakan alat analis Multidimensional Scaling (MDS) dengan bantuan software Multiple aspect Sustainability Analysis (MSA) dimana alat analisis ini digunakan sebagai alat untuk menentukan nilai keberlanjutan. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan tingkat keberlanjutan pemasaran produk pada usaha eduwisata Socfindo Conservation berada status sangat berkelanjutan dengan rata-rata nilai 89,38. Pada aspek ekonomi nilai keberlanjutannya sebesar 90, aspek sosial berada pada nilai 90, aspek lingkungan berada pada nilai 90, dan aspek pemasaran berada pada nilai 87,5 dimana keempat aspek tersebut awalnya sudah berstatus sangat berkelanjutan. Pada skenario 1 aspek pemasaran ditingkatkan sebesar 6,25 sehingga menjadi 93,75. Dari analisis MDS menghasilkan Desain strategi pemasaran yang dapat dilakukan berdasarkan faktor sensitif di antaranya yaitu pemerintah setempat dan Socfindo Conservation memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat untuk mengelola produk-produk herbal yang ditawarkan dan memberikan pinjaman modal kepada masyarakat sebagai modal dalam menciptakan, memproduksi dan mengembangkan produk-produk herbal, sehingga masyarakat dapat memasarkan dan menitipkan produk-produk herbal tersebut kepada Socfindo Conservation dengan nilai yang lebih tinggi. Socfindo Conservation juga harus berinovasi dalam menciptakan produk produk baru dan mengembangkan produk alternatif yang lebih murah namun tetap berkualitas, memantau pasar dan menganalisis tren harga bahan baku global maupun lokal agar mengantisipasi fluktuasi harga, pengelola Socfindo Conservation harus mengevaluasi, mengatur dan mengendalikan biaya produksi agar menekankan biaya yang lebih besar, menjadikan masyarakat-masyarakat setempat sebagai mitra, dan melakukan negosiasi dengan pemasok bahan baku. | en_US |
| dc.publisher | PSAH | en_US |
| dc.subject | Produk herbal | en_US |
| dc.subject | keberlanjutan pemasaran | en_US |
| dc.subject | analisis MDS | en_US |
| dc.title | Desain Keberlanjutan Pemasaran Produk Pada Usaha Eduwisata Di Socfindo Conservation | en_US |
| dc.type | Working Paper | en_US |