Analisis Kelayakan Usaha Tani Melon (Cucumis melo L.) Pada Hidroponik Sistem Dutch Bucket dan Drip Irrigation di PT Daya Santosa Rekayasa
Abstract
Melon merupakan komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi yang tinggi karena memiliki cita rasa yang manis dan kandungan gizi yang baik untuk kesehatan. Rata-rata masyarakat yang mengkonsumsi melon setiap tahunnya mencapai 332.698 ton/tahun,
namun produksi melon cenderung menurun dari tahun ke tahun dalam tiga kurun tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbandingan produktivitas dan karakteristik melon dengan menggunakan sistem dutch bucket dan drip irrigation (2) mengetahui perbandingan analisis kelayakan usaha tani melon dengan menggunakan sistem dutch bucket dan drip irrigation. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan dari Oktober 2023 – April 2024 di Agrifarm, PT Daya Santosa Rekayasa, Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Metode pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan analisis data secara deskriptif kuantitatif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya melon varietas Fujisawa yang memiliki produktivitas lebih tinggi adalah sistem dutch bucket dengan produktivitas 1,60 kg/tanaman. Karakteristik buah melon tertinggi juga ditunjukkan pada sistem dutch bucket, yakni berat buah melon terendah 1,16 kg; berat tertinggi 1,86 kg; rata-rata 1,60 kg; variansi 0,04 kg; dan standar deviasi 0,19 kg. Usaha tani melon dengan budidaya sistem dutch bucket bersifat layak dan lebih baik dari sistem drip irrigation, karena memiliki nilai R/C ratio >1 yaitu 1,46 dengan jumlah penerimaan Rp 11.551.200 dan jumlah pendapatan Rp 3.661.318 dengan populasi sebanyak 120 tanaman.