Strategi Promosi Produk Dimsum Mentai untuk Meningkatkan Minat Beli Konsumen B2C
Abstract
Kegiatan promosi yang belum terintegrasi dan ketergantungan pada promosi harga jangka pendek menjadi tantangan utama dimsum.io dalam menjangkau konsumen baru. Kondisi ini mendorong perlunya edentifikasi media promosi yang tepat serta perancangan strategi promosi efektif untuk meningkatkan minat beli konsumen B2C pada produk dimsum mentai dimsum.io. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner kepada 31 konsumen, dan dokumentasi berupa data transaksi penjualan, konten promosi, serta hasil implementasi iklan digital. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa Instagram efektif membangun awareness dan ketertarikan konsumen melalui konten visual, sedangkan WhatsApp Business berperan sebagai media komunikasi pemesanan. Akan tetapi, keduanya belum mampu menjangkau konsumen baru secara optimal. Setelah penggunaan GrabAds, jumlah transaksi meningkat dari 31 pesanan pada Desember 2025 menjadi 60 pesanan pada Januari 2026, dengan pertumbuhan sebesar 93,5%. Kontribusi GrabFood terhadap total pesanan pun meningkat dari 6,5% menjadi 21,7%. Penelitian ini menghasilkan rancangan strategi promosi terpadu melalui penguatan content planning Instagram, optimalisasi WhatsApp Business sebagai saluran follow-up dan closing, serta Pemanfaatan GrabFood sebagai media akuisisi pelanggan baru melalui Search Ads. Strategi ini membentuk pola looping promosi yang mendukung peningkatan minat beli konsumen secara jangka Panjang.