Show simple item record

dc.contributor.authorManurung, Micka Krisdayani
dc.date.accessioned2026-05-22T09:01:19Z
dc.date.available2026-05-22T09:01:19Z
dc.date.issued2025-11-01
dc.identifier.urihttp://localhost:8080//handle/123456789/1003
dc.description.abstractTransformasi digital di era industri 4.0 telah mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam berbagai bidang, termasuk pariwisata. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah Augmented Reality (AR), yang mampu menggabungkan elemen virtual dengan lingkungan nyata secara interaktif dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi berbasis AR dan Geolocation guna memperkenalkan landmark di kawasan Pulau Sibandang, Kabupaten Tapanuli Utara. Pulau Sibandang dipilih karena memiliki potensi wisata tinggi namun masih minim media informasi digital yang interaktif bagi wisatawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pendekatan deskriptif rekayasa perangkat lunak dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan Android Studio dengan bahasa pemrograman Kotlin, serta memanfaatkan ARCore SDK untuk menampilkan objek digital tanpa marker (markerless AR). Teknologi Geolocation diintegrasikan untuk menentukan posisi pengguna secara real-time menggunakan sensor GPS, sedangkan metode Haversine diterapkan untuk menghitung jarak antara pengguna dan landmark berdasarkan koordinat lintang dan bujur. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing dan uji lapangan pada 10 landmark utama di Pulau Sibandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu menampilkan informasi landmark berupa nama, deskripsi, dan gambar secara interaktif ketika pengguna berada dalam radius tertentu dari lokasi landmark. Pengujian Black-Box menunjukkan seluruh fitur aplikasi berfungsi dengan baik, sementara analisis perbandingan antara jarak hasil perhitungan Haversine dengan jarak nyata menunjukkan tingkat akurasi tinggi dengan nilai error rata-rata yang kecil. Penerapan integrasi AR, Geolocation, dan metode Haversine terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi dan pengalaman interaktif pengguna dalam mengenali landmark. Aplikasi ini diharapkan menjadi inovasi digital yang dapat mendukung promosi wisata dan memperkaya pengalaman pengunjung di Pulau Sibandang.en_US
dc.publisherPSTRPLen_US
dc.subjectAugmented Realityen_US
dc.subjectGeolocationen_US
dc.subjectMetode Haversineen_US
dc.subjectPulau Sibandangen_US
dc.subjectAplikasi Androiden_US
dc.titlePenerapan Augmented Reality dan Geolocation untuk Pengenalan Landmark di Kawasan Pulau Sibandang.en_US
dc.typeWorking Paperen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record