<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>SP - B 658 Organization and Finance</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/63</link>
<description>Financial Management, Managerial Accounting, Budgeting, Cost Control..</description>
<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 06:51:13 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-03-12T06:51:13Z</dc:date>
<item>
<title>PENGEMBANGAN APLIKASI PROYEKSI PERTUMBUHAN BISNIS USAHA KECIL DAN MENENGAH DENGAN PENDEKATAN PEMIKIRAN DESAIN</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/919</link>
<description>PENGEMBANGAN APLIKASI PROYEKSI PERTUMBUHAN BISNIS USAHA KECIL DAN MENENGAH DENGAN PENDEKATAN PEMIKIRAN DESAIN
Siahaan, Veronika
Demi kepentingan calon investor dan kreditor, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki standar akuntansi yang dirancang untuk mempermudah penyusunan laporan keuangan dengan tujuan mengetahui perkembangan usaha agar mampu melakukan proyeksi keuangan. Penelitian ini mengikuti metodologi penelitian action research dengan tiga fase inspirasi, ideasi, dan implementasi. Proyeksi keuangan perkiraan tentang kondisi keuangan suatu usaha berdasarkan asumsi dan data yang digunakan saat merumuskannya. Proyeksi keuangan umumnya disusun berdasarkan pada analisis komparatif terhadap data keuangan pada periode sebelumnya guna memberikan gambaran atau kondisi dalam keberlangsungan bisnis di masa yang akan datang. Dalam hal ini, laporan keuangan sangat memegang peranan penting sebagai dasar dalam proses penyusunan proyeksi, yang pada umumnya dirancang untuk jangka waktu satu tahun. Adanya perencanaan keuangan yang matang memungkinkan suatu usaha untuk merencanakan arus kas masuk dan keluar secara sistematis dalam periode tertentu, sehingga dapat meminimalkan risiko berhentinya operasional usaha akibat terjadinya kekurangan dana maupun ketiadaan dana cadangan. Tujuan utama dari penelitian memaparkan secara detail memberikan wawasan mendalam untuk menentukan strategi keuangan yang tepat dan memahami bagaimana perubahan dalam pendapatan atau pengeluaran dapat mempengaruhi keuangan, serta membuat keputusan yang bijak. Penelitian ini dapat digolongkan sebagai penelitian kualitatif. Sumber utama data dan informasi dilakukan dengan wawancara, observasi serta data yang mendukung berupa informasi untuk melakukan proyeksi. Data primer dan sekunder digunakan untuk mendukung penelitian ini. Berdasarkan temuan ini, usaha kedai kopi ula lupa dijadikan sebagai objek penelitian belum pernah melakukan proyeksi keuangan.
</description>
<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/919</guid>
<dc:date>2025-04-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENERAPAN BREAK-EVEN POIN DALAM PERENCANAAN LABA PADA UD. PEMBIBITAN J366 DI TANAH KARO</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/918</link>
<description>PENERAPAN BREAK-EVEN POIN DALAM PERENCANAAN LABA PADA UD. PEMBIBITAN J366 DI TANAH KARO
Nainggolan, Lyan Licristin
Pertanian merupakan bagian vital dari ekonomi yang dapat memberikan sumbangan yang besar terhadap ketahanan pangan dan kesempatan kerja. Di antara berbagal tipe usaha di bidang pertanian, pembibitan sayuran menunjukkan peluang yang besar, terutama di Kawasan subur seperti Tanah Karo. UD. Pembibitan Sayuran J366 di Tanah Karo adalah salah satu bisnis yang berfokus pada penyediaan bibit sayuran berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penghitungan Break-Even Point (BEP), target laba, serta biaya depresiasi aset tetap di UD. Pembibitan J366, sebuah usaha pernbibitan sayuran di Tanah Karo. Dalam penghitungan BEP, digunakan informasi tentang biaya tetap dan variabel untuk menetapkan titik impas yang diperlukan untuk mencapai keseimbangan antara biaya dan pendapatan. Perhitungan Break-Even Point dalam unit maupun dalam jumlah uang menunjukkan jumlah minimum produksi dan penjualan yang harus dicapai agar pemilik usaha tidak mengalami kerugian Selain itu, perhitungan target keuntungan dilakukan untuk mengetahui jumlah penjualan yang diperlukan untuk mencapai laba yang ingin diraih oleh UD. Pembibitan J366. Tabel depresiasi aset tetap digunakan untuk menentukan biaya depresiasi yang menjadi bagian dari biaya tetap dalam proses produksi. Depresiasi aset tetap seperti Greenhouse dan alat pertanian dapat diukur dengan metode garis lurus, yang akan digunakan untuk perencanaan penggantian aset dan pengelolaan biaya. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa dengan mengetahui BEP pada cabai sebanyak 9.818 (unit) dan Rp 16.198. 908 (Rupiah), untuk tomat sebesar 9.538 (unit) dan Rp 16.213.995 (Rupiah), serta terong sebanyak 10.223 (unit) dan Rp 16.356.982 (Rupiah), dan target laba bibit petani selama enam bulan sebesar Rp 44 400.000 per jenis jenis bibit, serta mempertimbangkan biaya depresiasi aset tetap UD. Pembibitan J366 dapat merencanakan strategi produksinya.
</description>
<pubDate>Wed, 07 May 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/918</guid>
<dc:date>2025-05-07T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>KOMPARASI RASIO PROFITABILITAS DALAM MENILAI EFEKTIVITAS KINERJA ANTARA PTPN 2 DENGAN PERUSAHAAN INDUSTRI SEJENIS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) SEBELUM, KETIKA, DAN SESUDAH COVID-19</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/917</link>
<description>KOMPARASI RASIO PROFITABILITAS DALAM MENILAI EFEKTIVITAS KINERJA ANTARA PTPN 2 DENGAN PERUSAHAAN INDUSTRI SEJENIS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) SEBELUM, KETIKA, DAN SESUDAH COVID-19
Vijas, Gracella Ideline
Pandemi Covid-19 yang dimulai pada akhir tahun 2019 telah mengganggu banyak aspek kehidupan termasuk dunia bisnis dan menyebabkan gangguan ekonomi yang signifikan di seluruh dunia serta mempengaruhi berbagai sektor industri dengan cara yang berbeda. Peneliti menemukan bahwa terdapat perubahan naik turun pada laba PT. Perkebunan Nusantara II secara signifkan. Tujuan penelitian ini Mengetahui perbandingan rasio profitabilitas dan menilai efektivitas kinerja PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) dengan perusahaan industri sejenis. Dan Menghasilkan data dan fakta tentang kinerja PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) dalam mencapai profitabilitas sebelum, ketika dan sesudah Covid-19. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif dengan pendekatan Descriptive Studies dan Explanatory Studies. mengkhususkan pada studi komparatif, sebagai dasar perbandingan kinerja keuangan perusahaan dengan perusahaan sejenis yang ada di BEI mengunakan rasio Profitabilitas dengan indikator yang digunakan adalah ROA, ROE, NPM, GPM.hasil penelitian ini menunjukan bahwa PTPN II memiliki ROA dan ROE yang baik, meskipun beberapa perusahaan memiliki ROA dan ROE yang lebih tinggi, namun beberapa perusahaan lain memiliki kinerja yang lebih rendah atau fluktuatif. PTPN II juga menunjukkan efektivitas GPM yang stabil dan relatif tinggi sebelum, ketika dan sesudah pandemi. Dan dengan NPM tertinggi di antara perusahaan sejenis pada 2022. Sebelum Covid-19 PTPN mengalami penurunan signifikan dalam profitabilitas, saat Covid-19 peningkatan dalam semua rasio profitabilitas, setelah Covid-19 peningkatan dalam rasio ROA, ROE, NPM serta GPM.Bagi Penelitian Selanjutnya Penulis berharap, agar penelitian selanjutnya dapat menyempurnakan penelitian ini dengan membandingkan rasio lainnya yang dimulai tahun 2022 dan seterusnya.
</description>
<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/917</guid>
<dc:date>2024-12-23T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>DESAIN LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA USAHA BAKSO MAS BUDI</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/908</link>
<description>DESAIN LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA USAHA BAKSO MAS BUDI
Gulo, Juli Nurfifi
Usaha mikro, kecil, dan menengah adalah usaha yang dilakukan oleh perorangan, kelompok atau badan dan dapat juga dikatakan sebagai kegiatan ekonomi rakyat yang berdiri sendiri dengan modal yang relatif kecil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang laporan keuangan sebagai alat pengambilan keputusan pada usaha bakso Mas Budi yang merupakan salah satu jenis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di indonesia. Latar belakang masalah mengungkapkan bahwa banyak para pelaku usaha termasuk usaha bakso menghadapi kesulitan dalam penyusunan laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi permasalahan dalam pencatatan keuangan. Data primer dan sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari pemilik usaha bakso Mas Budi ini termasuk catatan transaksi penjualan dan pembelian, serta dokumen lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha bakso Mas Budi belum memiliki laporan keuangan yang komprehensif, yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam mengajukan pinjaman ke bank. Oleh karena itu, desain laporan keuangan yang yang diusulkan tidak hanya bertujuan untuk memenuhi standar akuntansi tetapi juga untuk memberikan informasi yang relevan bagi pengambilan keputusan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman pemilik UMKM tentang pentingnya laporan keuangan dan membantu mereka dalam mengelola usaha secara lebih efektif.
</description>
<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/908</guid>
<dc:date>2024-11-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
