<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>SP - Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/15</link>
<description>Study Pro. of International Marketing Management</description>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2026 21:29:18 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-10-27T21:29:18Z</dc:date>
<item>
<title>Pengaruh E-WOM dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Skincare The Originote</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/1108</link>
<description>Pengaruh E-WOM dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Skincare The Originote
Pasaribu, Sapri Yanti
Pengkajian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menelaah sejauh mana Electronic Word of Mouth (E-WOM) serta citra merek berpengaruh terhadap keputusan membeli produk skincare The Originote di kalangan mahasiswi Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia. Pengkajian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, di mana kuesioner digunakan sebagai alat untuk memperoleh data. Teknik penentuan sampel dilakukan secara non-probability sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 80 orang mahasiswi. Analisis data dalam studi ini dilakukan melalui serangkaian uji statistik, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji F, uji t, hingga koefisien determinasi (R), yang seluruhnya diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada para partisipan. Temuan pengkajian memperlihatkan bahwa variabel E-WOM memperoleh perolehan t hitung sebesar 2,367 yang lebih besar dari t tabel 1,991, dengan tingkat signifikansi 0,020 yang berada di bawah 0,05. Hal ini menandakan bahwa E-WOM berpengaruh secara &#13;
positif dan signifikan terhadap keputusan membeli. Sementara itu, variabel citra merek menunjukkan t hitung 8,566 &gt; t tabel 1,991, dengan perolehan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, yang juga membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, hasil uji F memperkuat temuan bahwa E-WOM dan citra merek secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli, dengan F hitung 53,762 lebih besar dari F tabel 3,115 dan perolehan signifikansi 0,00 &lt; 0,05. Hasil ini memperlihatkan bahwa semakin baik E WOM dan citra merek, maka semakin tinggi kecenderungan seseorang untuk membeli produk The Originote. Dari keseluruhan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kombinasi antara E-WOM dan citra merek memberikan pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap keputusan pembelian di kalangan mahasiswa
</description>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/1108</guid>
<dc:date>2025-06-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Digital Marketing Terhadap Brand Trust  Pengguna E-Wallet DANA pada Generasi Z dan Millenial Kota Medan</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/1106</link>
<description>Analisis Digital Marketing Terhadap Brand Trust  Pengguna E-Wallet DANA pada Generasi Z dan Millenial Kota Medan
Salim, Theresha Merlyn Wira
DANA sebagai salah satu dari lima e-wallet terpopuler di kalangan generasi Z dan millennial Indonesia, sering menjadi sorotan publik di media digital terkait keamanan aplikasi pengguna yang rentan terancaman peretasan. Tujuan dari penelitian ini fokus meninjau aktivitas social media marketing, display ads, dan search engine optimization yang diupayakan DANA untuk mempengaruhi brand trust pengguna e-wallet DANA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan populasi penelitian berupa seluruh generasi Z dan millennial pengguna e-wallet DANA di Kota Medan. Penentuan sampel dilakukan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling dan melibatkan 100 responden sebagai sampel. Alat pengumpulan data berupa kuesioner disebarkan langsung kepada seluruh responden yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, social media marketing berpengaruh negatif signifikan terhadap brand trust, namun display ads dan search engine optimization berpengaruh positif signifikan terhadap brand trust. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan &#13;
signifikan terhadap brand trust. Penelitian ini membuktikan efektivitas digital marketing dalam mempengaruhi kepercayaan pengguna e-wallet DANA ditentukan oleh ketersediaan data dan informasi yang kredibel serta mudah diakses. Pengelolaan social media marketing yang tidak dioptimalkan, cenderung memberikan interaksi negatif yang menurunkan tingkat kepercayaan generasi Z dan millennial terhadap merek
</description>
<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/1106</guid>
<dc:date>2025-10-02T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Faktor-Faktor yang Memengaruhi Nasabah Membeli  Produk Gadai Emas, Tabungan Emas, dan Cicil Emas di Pegadaian UPC Pancing.</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/1097</link>
<description>Faktor-Faktor yang Memengaruhi Nasabah Membeli  Produk Gadai Emas, Tabungan Emas, dan Cicil Emas di Pegadaian UPC Pancing.
Kharisma, Aqilla
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang dipertimbangkan nasabah dalam membeli produk Gadai Emas, Tabungan Emas, dan Cicil Emas, serta menganalisis penerapan personal selling oleh pegawai Pegadaian UPC Pancing, Kota &#13;
Medan. Penelitian dilaksanakan pada Mei hingga September 2026 dengan teknik convenience sampling. Data diperoleh melalui wawancara terhadap 20 nasabah pada tiap produk dan 2 pegawai, serta observasi dan dokumentasi, lalu dianalisis secara &#13;
deskriptif dengan tabulasi frekuensi. Hasil menunjukkan bahwa faktor pertimbangan nasabah berbeda sesuai motif ekonomi tiap produk, Gadai Emas berpusat pada kecepatan dan kemudahan memperoleh dana tunai, Tabungan Emas pada aksesibilitas dan fleksibilitas menabung bertahap, dan Cicil Emas pada kepastian kepemilikan serta pengendalian risiko finansial melalui angsuran. Ketiganya melayani kebutuhan likuiditas segera, investasi fleksibel jangka panjang, dan kepemilikan aset secara terencana. Personal selling pegawai bersifat adaptif dan terstruktur sesuai tahapan Kotler dan Armstrong (2021), mulai dari identifikasi kebutuhan, penyampaian informasi dan simulasi biaya, hingga komunikasi lanjutan melalui WhatsApp. Namun, efektivitasnya dibatasi oleh keterbatasan waktu pegawai ketika outlet sedang ramai. Pegadaian UPC Pancing disarankan menyesuaikan pendekatan personal selling dengan motif ekonomi dan karakteristik demografis nasabah pada tiap produk serta memperkuat edukasi digital.
</description>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/1097</guid>
<dc:date>2026-09-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERAN FASILITATOR PENDAMPING DALAM PENGEMBANGAN  STRATEGI PEMASARAN USAHA NASABAH SEBAGAI  PROGRAM PEMBERDAYAAN BERBASIS PEMBIAYAAN  SYARIAHSTUDI KASUS PADA BANK XYZ</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/1093</link>
<description>PERAN FASILITATOR PENDAMPING DALAM PENGEMBANGAN  STRATEGI PEMASARAN USAHA NASABAH SEBAGAI  PROGRAM PEMBERDAYAAN BERBASIS PEMBIAYAAN  SYARIAHSTUDI KASUS PADA BANK XYZ
Nasution, Julia Hidayah
Program pemberdayaan berbasis pembiayaan syariah merupakan salah satu upaya untuk mendukung pengembangan usaha nasabah melalui kegiatan pendampingan. Dalam pelaksanaannya, sebagian nasabah masih memiliki keterbatasan dalam menerapkan strategi pemasaran, seperti mengandalkan pembeli di lingkungan sekitar dan belum optimal memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran fasilitator pendamping dalam pengembangan strategi pemasaran usaha nasabah, tahapan pendampingan yang dilakukan, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas empat fasilitator pendamping, lima nasabah binaan, dan satu karyawan bank. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis&#13;
menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator pendamping berperan sebagai pendamping, edukator, pengarah, motivator, dan penghubung antara Bank XYZ dengan nasabah. Tahapan pendampingan meliputi identifikasi kondisi dan kebutuhan usaha, pemberian materi dan arahan pemasaran, praktik penerapan strategi, serta pemantauan dan evaluasi. Strategi pemasaran yang diarahkan mencakup pemanfaatan WhatsApp dan media sosial, pengembangan identitas&#13;
usaha, penggunaan spanduk, peningkatan tampilan produk, serta pemasaran secara langsung. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan kemampuan nasabah dalam menggunakan teknologi, keterbatasan waktu, dan belum konsistennya penerapan strategi pemasaran. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut meliputi pemberian arahan secara bertahap, contoh&#13;
dan praktik langsung, motivasi, serta penyesuaian strategi dengan kemampuan dan kebutuhan nasabah. Hasil pendampingan menunjukkan adanya perubahan dalam aktivitas promosi pada sebagian nasabah, meskipun peningkatan penjualan dan jumlah pembeli belum merata. Oleh karena itu, pendampingan secara berkelanjutan diperlukan untuk mendorong konsistensi penerapan strategi pemasaran sehingga dapat mendukung pengembangan usaha nasabah
</description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080//handle/123456789/1093</guid>
<dc:date>2026-09-23T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
