<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://localhost:8080//handle/123456789/63">
<title>SP - B 658 Organization and Finance</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/63</link>
<description>Financial Management, Managerial Accounting, Budgeting, Cost Control..</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080//handle/123456789/1013"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080//handle/123456789/919"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080//handle/123456789/918"/>
<rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080//handle/123456789/917"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-06-08T19:31:26Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://localhost:8080//handle/123456789/1013">
<title>Akuntansi Perpajakan, Identifikasi Implementasi Tata Kelola,  Kualitas Emisi Karbon dan Enviromental Management Accounting Pada  Perusahaaan Sektor Infrastruktur Di Indonesia</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/1013</link>
<description>Akuntansi Perpajakan, Identifikasi Implementasi Tata Kelola,  Kualitas Emisi Karbon dan Enviromental Management Accounting Pada  Perusahaaan Sektor Infrastruktur Di Indonesia
Rahma, Raudatur
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur tingkat implementasi tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance), kualitas pengungkapan emisi karbon, dan penerapan Environmental Management Accounting (EMA) melalui indikator &#13;
Emission Intensity (EI) pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Sektor infrastruktur dipilih karena merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di Indonesia yang mencapai 30% dari total emisi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian arsip (archival research). Sampel penelitian terdiri dari 17 perusahaan infrastruktur yang dipilih melalui metode purposive sampling, menghasilkan &#13;
total 51 observasi selama tiga tahun pengamatan. Data diolah secara manual menggunakan Microsoft Excel dengan teknik skoring berdasarkan Good Corporate Governance Index (32 indikator), carbon disclosure checklist (18 indikator), dan perhitungan rasio intensitas emisi karbon terhadap penjualan (Emission Intensity/EI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata implementasi tata kelola perusahaan berada pada angka 87% dengan kategori "Terpercaya". Kualitas pengungkapan emisi karbon rata-rata mencapai 65% dengan kategori "Sedang", di mana indikator pengurangan emisi dan biaya energi mendominasi pelaporan perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat implementasi tata kelola berada pada level yang sangat tinggi, hal tersebut beserta tingkat pengungkapan emisi belum mampu menjelaskan tingkat keberlanjutan secara menyeluruh pada sektor infrastruktur di Indonesia. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi perusahaan untuk meningkatkan integrasi antara kebijakan tata kelola dengan praktik akuntansi lingkungan yang lebih teknis dan substantif.
</description>
<dc:date>2026-03-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080//handle/123456789/919">
<title>PENGEMBANGAN APLIKASI PROYEKSI PERTUMBUHAN BISNIS USAHA KECIL DAN MENENGAH DENGAN PENDEKATAN PEMIKIRAN DESAIN</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/919</link>
<description>PENGEMBANGAN APLIKASI PROYEKSI PERTUMBUHAN BISNIS USAHA KECIL DAN MENENGAH DENGAN PENDEKATAN PEMIKIRAN DESAIN
Siahaan, Veronika
Demi kepentingan calon investor dan kreditor, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki standar akuntansi yang dirancang untuk mempermudah penyusunan laporan keuangan dengan tujuan mengetahui perkembangan usaha agar mampu melakukan proyeksi keuangan. Penelitian ini mengikuti metodologi penelitian action research dengan tiga fase inspirasi, ideasi, dan implementasi. Proyeksi keuangan perkiraan tentang kondisi keuangan suatu usaha berdasarkan asumsi dan data yang digunakan saat merumuskannya. Proyeksi keuangan umumnya disusun berdasarkan pada analisis komparatif terhadap data keuangan pada periode sebelumnya guna memberikan gambaran atau kondisi dalam keberlangsungan bisnis di masa yang akan datang. Dalam hal ini, laporan keuangan sangat memegang peranan penting sebagai dasar dalam proses penyusunan proyeksi, yang pada umumnya dirancang untuk jangka waktu satu tahun. Adanya perencanaan keuangan yang matang memungkinkan suatu usaha untuk merencanakan arus kas masuk dan keluar secara sistematis dalam periode tertentu, sehingga dapat meminimalkan risiko berhentinya operasional usaha akibat terjadinya kekurangan dana maupun ketiadaan dana cadangan. Tujuan utama dari penelitian memaparkan secara detail memberikan wawasan mendalam untuk menentukan strategi keuangan yang tepat dan memahami bagaimana perubahan dalam pendapatan atau pengeluaran dapat mempengaruhi keuangan, serta membuat keputusan yang bijak. Penelitian ini dapat digolongkan sebagai penelitian kualitatif. Sumber utama data dan informasi dilakukan dengan wawancara, observasi serta data yang mendukung berupa informasi untuk melakukan proyeksi. Data primer dan sekunder digunakan untuk mendukung penelitian ini. Berdasarkan temuan ini, usaha kedai kopi ula lupa dijadikan sebagai objek penelitian belum pernah melakukan proyeksi keuangan.
</description>
<dc:date>2025-04-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080//handle/123456789/918">
<title>PENERAPAN BREAK-EVEN POIN DALAM PERENCANAAN LABA PADA UD. PEMBIBITAN J366 DI TANAH KARO</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/918</link>
<description>PENERAPAN BREAK-EVEN POIN DALAM PERENCANAAN LABA PADA UD. PEMBIBITAN J366 DI TANAH KARO
Nainggolan, Lyan Licristin
Pertanian merupakan bagian vital dari ekonomi yang dapat memberikan sumbangan yang besar terhadap ketahanan pangan dan kesempatan kerja. Di antara berbagal tipe usaha di bidang pertanian, pembibitan sayuran menunjukkan peluang yang besar, terutama di Kawasan subur seperti Tanah Karo. UD. Pembibitan Sayuran J366 di Tanah Karo adalah salah satu bisnis yang berfokus pada penyediaan bibit sayuran berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penghitungan Break-Even Point (BEP), target laba, serta biaya depresiasi aset tetap di UD. Pembibitan J366, sebuah usaha pernbibitan sayuran di Tanah Karo. Dalam penghitungan BEP, digunakan informasi tentang biaya tetap dan variabel untuk menetapkan titik impas yang diperlukan untuk mencapai keseimbangan antara biaya dan pendapatan. Perhitungan Break-Even Point dalam unit maupun dalam jumlah uang menunjukkan jumlah minimum produksi dan penjualan yang harus dicapai agar pemilik usaha tidak mengalami kerugian Selain itu, perhitungan target keuntungan dilakukan untuk mengetahui jumlah penjualan yang diperlukan untuk mencapai laba yang ingin diraih oleh UD. Pembibitan J366. Tabel depresiasi aset tetap digunakan untuk menentukan biaya depresiasi yang menjadi bagian dari biaya tetap dalam proses produksi. Depresiasi aset tetap seperti Greenhouse dan alat pertanian dapat diukur dengan metode garis lurus, yang akan digunakan untuk perencanaan penggantian aset dan pengelolaan biaya. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa dengan mengetahui BEP pada cabai sebanyak 9.818 (unit) dan Rp 16.198. 908 (Rupiah), untuk tomat sebesar 9.538 (unit) dan Rp 16.213.995 (Rupiah), serta terong sebanyak 10.223 (unit) dan Rp 16.356.982 (Rupiah), dan target laba bibit petani selama enam bulan sebesar Rp 44 400.000 per jenis jenis bibit, serta mempertimbangkan biaya depresiasi aset tetap UD. Pembibitan J366 dapat merencanakan strategi produksinya.
</description>
<dc:date>2025-05-07T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://localhost:8080//handle/123456789/917">
<title>KOMPARASI RASIO PROFITABILITAS DALAM MENILAI EFEKTIVITAS KINERJA ANTARA PTPN 2 DENGAN PERUSAHAAN INDUSTRI SEJENIS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) SEBELUM, KETIKA, DAN SESUDAH COVID-19</title>
<link>http://localhost:8080//handle/123456789/917</link>
<description>KOMPARASI RASIO PROFITABILITAS DALAM MENILAI EFEKTIVITAS KINERJA ANTARA PTPN 2 DENGAN PERUSAHAAN INDUSTRI SEJENIS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) SEBELUM, KETIKA, DAN SESUDAH COVID-19
Vijas, Gracella Ideline
Pandemi Covid-19 yang dimulai pada akhir tahun 2019 telah mengganggu banyak aspek kehidupan termasuk dunia bisnis dan menyebabkan gangguan ekonomi yang signifikan di seluruh dunia serta mempengaruhi berbagai sektor industri dengan cara yang berbeda. Peneliti menemukan bahwa terdapat perubahan naik turun pada laba PT. Perkebunan Nusantara II secara signifkan. Tujuan penelitian ini Mengetahui perbandingan rasio profitabilitas dan menilai efektivitas kinerja PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) dengan perusahaan industri sejenis. Dan Menghasilkan data dan fakta tentang kinerja PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) dalam mencapai profitabilitas sebelum, ketika dan sesudah Covid-19. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif dengan pendekatan Descriptive Studies dan Explanatory Studies. mengkhususkan pada studi komparatif, sebagai dasar perbandingan kinerja keuangan perusahaan dengan perusahaan sejenis yang ada di BEI mengunakan rasio Profitabilitas dengan indikator yang digunakan adalah ROA, ROE, NPM, GPM.hasil penelitian ini menunjukan bahwa PTPN II memiliki ROA dan ROE yang baik, meskipun beberapa perusahaan memiliki ROA dan ROE yang lebih tinggi, namun beberapa perusahaan lain memiliki kinerja yang lebih rendah atau fluktuatif. PTPN II juga menunjukkan efektivitas GPM yang stabil dan relatif tinggi sebelum, ketika dan sesudah pandemi. Dan dengan NPM tertinggi di antara perusahaan sejenis pada 2022. Sebelum Covid-19 PTPN mengalami penurunan signifikan dalam profitabilitas, saat Covid-19 peningkatan dalam semua rasio profitabilitas, setelah Covid-19 peningkatan dalam rasio ROA, ROE, NPM serta GPM.Bagi Penelitian Selanjutnya Penulis berharap, agar penelitian selanjutnya dapat menyempurnakan penelitian ini dengan membandingkan rasio lainnya yang dimulai tahun 2022 dan seterusnya.
</description>
<dc:date>2024-12-23T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
